Singapore Surgeons Insights – Dr Kevin Yik

Cedera Padel Umum: Cara Mengenali, Mengobati, dan Mencegahnya

Cedera padel umum, seperti yang dijelaskan Dr. Kevin Yik, jauh lebih beragam dari yang kebanyakan pemain sadari. Banyak orang mengira nyeri setelah bermain padel hanya bagian dari olahraga. Namun Dr. Kevin Yik, ahli bedah ortopedi di Elite Orthopaedics Singapore, memperingatkan bahwa tanpa penilaian yang tepat, masalah yang tampak sepele dapat berkembang menjadi cedera jangka panjang.

Dalam episode ini dari seri Singapore Surgeon Insight PhysioActive, Dr. Kevin Yik menjelaskan cedera padel paling umum yang ia temui di praktik klinisnya. Selain itu, ia juga membahas kapan pemain harus berhenti bermain, serta bagaimana fisioterapi berperan penting dalam pemulihan dan pencegahan.

Mengapa Padel Lebih Berat bagi Tubuh dari yang Terlihat

Padel paling tepat digambarkan sebagai perpaduan antara tenis dan squash, dimainkan di dalam lapangan berdinding kaca. Berbeda dengan tenis, bola dapat dimainkan dari pantulan dinding. Akibatnya, pemain dituntut untuk bergerak dalam jangkauan yang jauh lebih luas. Selain itu, lapangan padel lebih kecil dari lapangan tenis, sehingga rally berlangsung lebih cepat dan pemain harus bereaksi seketika ke berbagai arah.

Difference between padel and pickleball — padel racquet with holes and tennis ball vs pickleball paddle and wiffle ball, by Elite Orthopaedics

Olahraga ini dinamis dan melibatkan perubahan arah yang cepat, ayunan overhead, dan gerakan lateral yang reaktif. Kombinasi ini memberikan tekanan nyata pada bahu, siku, pergelangan tangan, lutut, dan pergelangan kaki — bahkan saat bermain santai sekalipun.

Padel injury areas on the body — shoulder, elbow, wrist, knee, ankle-foot, thigh and lower leg

Padel menuntut kombinasi sprint pendek eksplosif, perubahan arah mendadak, smash overhead, dan pukulan defensif rendah — semuanya dalam satu rally. Oleh karena itu, pemain terus-menerus berakselerasi, melambat, memutar badan, dan menjangkau ke segala arah. Pola gerakan ini sangat berbeda dari olahraga yang lebih terprediksi seperti lari atau bersepeda.

Bagi pemula, variasi gerakan ini menciptakan risiko cedera yang tinggi karena teknik dan kondisi fisik yang belum memadai. Bahkan bagi pemain berpengalaman sekalipun, sifat berulang dari pukulan tertentu — khususnya smash overhead dan lunge lateral — memberikan tekanan terus-menerus pada sendi dari waktu ke waktu.

Cedera Padel Paling Umum yang Harus Diketahui Setiap Pemain

Dr. Yik menangani berbagai cedera padel umum di semua tingkat kemampuan. Namun demikian, polanya berbeda tergantung pengalaman pemain.

Cedera Padel Umum pada Pemula

Pemain baru cenderung mengompensasi dengan teknik yang kurang baik, yaitu terlalu mengandalkan pergelangan tangan atau memberikan tekanan berlebihan pada siku. Oleh karena itu, cedera padel paling umum pada pemula meliputi:

  • Cedera ligamen pergelangan tangan dan robekan TFCC — triangular fibrocartilage complex menstabilkan pergelangan tangan dan mudah teregang akibat mekanika pukulan yang buruk.
  • Tennis elbow (lateral epicondylitis) — nyeri di siku luar akibat ekstensi pergelangan tangan yang berulang.
  • Golfer’s elbow (medial epicondylitis) — beban berlebih pada siku bagian dalam, sering kali akibat menggenggam raket terlalu kencang.

Cedera Padel Umum pada Pemain Berpengalaman

Bagi pemain yang lebih terampil, teknik biasanya bukan masalah utama. Sebaliknya, masalah yang lebih umum adalah bermain terlalu sering tanpa pemulihan yang cukup. Akibatnya, cedera akibat penggunaan berlebihan menjadi perhatian utama, yaitu:

  • Robekan rotator cuff di bahu
  • Tennis elbow atau golfer’s elbow
  • Patellar tendonitis di lutut
  • Plantar fasciitis di tumit

Tidak hanya itu, cedera akut juga dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang level. Misalnya, jatuh, gerakan memutar yang salah, dan perubahan arah mendadak dapat menyebabkan robekan ACL, robekan meniskus, dan cedera tendon Achilles. Oleh karena itu, pencegahan sama pentingnya dengan pengobatan.

Tanda Bahaya: Kapan Harus Berhenti Bermain dan Menemui Dokter

Sebagian besar nyeri ringan akan membaik dengan istirahat, es, dan elevasi. Namun, Dr. Yik menyarankan untuk mencari penilaian profesional jika nyeri berlanjut lebih dari satu hingga dua minggu. Selain itu, beberapa gejala memerlukan perhatian lebih mendesak, yaitu:

  • Pembengkakan sendi yang tidak mereda
  • Sendi terasa terkunci atau macet
  • Rasa tidak stabil — sendi terasa longgar atau mudah goyah
  • Kesulitan menopang berat badan, berdiri, atau berjalan

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, jangan tunggu. Menurut penelitian yang diterbitkan di PubMed, intervensi dini pada cedera olahraga secara signifikan mengurangi risiko berkembang menjadi kondisi kronis. Dengan demikian, penilaian lebih awal dapat mencegah masalah kecil menjadi sesuatu yang jauh lebih serius.

Pencitraan, Injeksi, dan Operasi: Yang Perlu Anda Ketahui

Rontgen dan MRI adalah alat standar untuk mengevaluasi gejala yang menetap. Selanjutnya, di luar pencitraan, pilihan pengobatan berkisar dari konservatif hingga bedah.

Injeksi steroid dapat meredakan nyeri dan mengurangi peradangan, misalnya pada kondisi frozen shoulder. Namun, injeksi ini tidak selalu ideal ketika penyembuhan jaringan adalah tujuan utama.

Cortisone injection treatment for sports injuries including trigger finger, tendonitis, arthritis, back pain, shoulder bursitis and plantar fasciitis

Injeksi PRP (platelet-rich plasma) semakin populer sebagai alternatif. Yaitu, sampel darah kecil diambil dari pasien, diproses untuk mengkonsentrasikan platelet, lalu disuntikkan ke area yang cedera guna merangsang penyembuhan. Tentu saja, banyak pasien lebih memilih PRP karena mendukung proses perbaikan alami tubuh.

cortisone injection treatment for padel injuries Singapore including tendonitis and shoulder bursitis

Dr. Yik menegaskan bahwa mayoritas cedera padel umum merespons baik terhadap pengobatan non-operatif. Oleh karena itu, operasi umumnya baru dipertimbangkan setelah setidaknya enam hingga delapan minggu fisioterapi belum menghasilkan perbaikan yang cukup. Sebuah studi dalam Journal of Orthopaedic Surgery and Research mengonfirmasi bahwa teknik bedah minimal invasif menghasilkan hasil fungsional yang sangat baik dengan tingkat komplikasi rendah.

Pemulihan dari Cedera Padel Umum: Peran Fisioterapi

Fisioterapi adalah pengobatan lini pertama untuk sebagian besar cedera padel umum. Khususnya, program rehabilitasi terstruktur memiliki dua tujuan: meredakan nyeri dan membangun kembali ketahanan yang dibutuhkan untuk kembali berolahraga dengan aman.

Tidak hanya itu, latihan yang dipelajari selama sesi fisioterapi juga dapat dilanjutkan sebagai rutinitas perawatan rutin. Dengan demikian, otot tetap terkondisi dan sendi tetap kuat untuk mengurangi risiko cedera berulang. Menurut penelitian di Journal of Orthopaedic and Sports Physical Therapy, fisioterapi terstruktur secara signifikan mengurangi tingkat cedera berulang pada atlet olahraga raket.

Sebagai hasilnya, tim kami di PhysioActive akan mendampingi Anda di setiap tahap pemulihan — dari manajemen nyeri awal hingga kembali bermain di lapangan.

Tips Pencegahan Sederhana untuk Setiap Pemain Padel

Mencegah cedera padel umum dimulai dari kebiasaan yang tepat. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda terapkan mulai hari ini:

  • Pertama, pakai sepatu padel yang tepat. Sepatu padel memiliki pola sol yang berbeda dari sepatu tenis, dirancang khusus untuk gerakan multiarah. Jangan gantikan dengan sepatu lari biasa.
  • Selanjutnya, lakukan pemanasan sebelum setiap sesi. Tiga hingga lima menit kardio ringan — misalnya jogging di tempat atau jumping jacks — mempersiapkan otot dan sendi untuk permainan eksplosif.
  • Selain itu, tambahkan peregangan dinamis. Gerakan seperti arm circles, high kicks, dan butt kicks meniru gerakan di lapangan dan mempersiapkan sendi Anda.
  • Pada akhirnya, dengarkan tubuh Anda. Jika gejala berlanjut lebih dari satu hingga dua minggu meski sudah istirahat, segera periksakan. Tentu saja, penanganan dini adalah cara terbaik mencegah keluhan ringan menjadi masalah jangka panjang.

Bermain Cerdas, Tetap di Lapangan

Kesimpulannya, cedera padel umum sebagian besar dapat dicegah dengan persiapan yang tepat dan intervensi dini. Baik Anda baru mengenal olahraga ini maupun sudah rutin bermain, tim PhysioActive siap membantu Anda pulih dan membangun ketahanan untuk terus bermain sebaik mungkin.

Jangan abaikan rasa sakit. Sebaliknya, segera periksakan sebelum masalah kecil menjadi alasan Anda harus berhenti bermain sepenuhnya.

Siap Menjelajahi Pilihan Perawatan Anda?

Dr. Kevin Yik
Ahli Bedah Ortopedi, Singapura
Elite Orthopaedics Singapore
Website: https://eliteorthopaedics.com.sg/
Tel: +65 6312 4110

PhysioActive Singapura
Website: https://physioactive.sg/
Layanan rehabilitasi dan fisioterapi komprehensif

PhysioActive Indonesia
Website: https://www.physioactive.id/
Lokasi di Jakarta: Darmawangsa, Setiabudi, dan Sunter
Rehabilitasi pasca operasi oleh tenaga ahli

Artikel Terkait